SDIT Al-Hamidiyah :: Pendahuluan :: Visi dan Misi :: Kurikulum :: Prestasi :: PSB :: Ekstrakurikuler :: Dokumentasi
2017-08-08 09:06:46

SDIT Al-Hamidiyah : Pendalaman Tilawah Makhorijul huruf Al-Quran

       DEPOK@ SDIT Al-Hamidiyah kembali mengadakan Pendalaman Tilawah pelatihan Guru al-Quran-I sesi 3, pada 26-27/7/2017, Pendalaman tilawah  Guru Al-Quran dengan metode UMMI yang dilaksanakan rutin tiap Tahun bekerja sama langsung dengan UMMI Foundation

       Di ikuti seluruh guru Al-Qur’an para Ustadz & Ustadzah di sekolah tersebut hadir sebagai peserta dalam Pelatihan Guru Al-Quran. Adapun Pelatihan Guru Al-Qur’an dilaksanakan di gedung SDIT Al-Hamidiyah Jl.Raya Depok Sawangan KM.2 No.12 Kel.Rangkapan Jaya Kec.Pancoran Mas Depok.

Kegiatan pendalalam tilawah makhorijul huruf Al-Qur’an Metode UMMI seperti ini rutin  dilakukan untuk memperbaiki kualitas pengajaran Al Quran. Dengan tujuan agar dalam melafadzkan bacaan Al-Qur’an dapat terhindar dari cacat baca dan maknanya. Khususnya guru Al-Qur’an pelatihan ini sangat penting karena sebagai pemegang amanah menyampaikan dan sekaligus mengajarkan Al-Qur’an kepada anak-anak maka wajib menyampaikan dengan benar dan tepat. “Dengan adanya materi-materi pendalaman tilawah makhorijul huruf ini, semoga pengajaran Al Quran di SDIT Al-Hamidiyah Depok terus lebih baik dan semakin berkualitas,” kata Ibu Hj.Ruhatin, yang akrab dipanggil Bunda Ruhatin, sebagai penanggung jawab/ koordinator  dewan guru Al-Qur’an SDIT Al-Hamidiyah.

       

Alhamdulillah, guru-guru khusus Al Qur’an di SDITAl-Hamidiyah Depok sendiri saat ini telah mendapatkan sertifikasi pengajaran untuk dapat secara legal menerapkan metode ini kepada peserta didik.

Sekedar diketahui, kelebihan metode UMMI dengan metode lainnya dalam pembelajaran baca Al-Qur’an adalah yaitu menggunakan pendekatan dalam pengajarannya dengan menggunakan nada-nada dalam baca Al-Qur’an. Sehingga dapat membuat anak-anak menjadi senang dan nyaman karena tidak monoton.

·         Direct Methode (Langsung)
Yaitu langsung dibaca tanpa dieja/diurai atau tidak banyak penjelasan. Atau dengan kata lain learning by doing, belajar dengan melakukan secara langsung.

·        Repetition (Diulang-Ulang)
Bacaan Al Quran akan semakin kelihatan keindahan, kekuatan, dan kemudahannya ketika kita mengulang-ulang ayat atau surat dalam Al Quran. Begitu pula seorang ibu dalam mengajarkan bahasa kepada anaknya. Kekuatan, keindahan, dan kemudahannya juga dengan mengulang-ulang kata atau kalimat dalam situasi dan kondisi yang berbeda-beda.

·        Affection (Kasih Sayang Yang Tulus)
Kekuatan cinta, kasih sayang yang tulus, dan kesabaran seorang ibu dalam mendidik anak adalah kunci kesuksesannya. Demikian juga seorang guru yang mengajar Al Quran jika ingin sukses hendaknya meneladani seorang ibu agar guru juga dapat meyentuh hati siswa mereka.
http://ummifoundation.org ) 

     Sistem pengajaran dalam mengajar membaca Al-Qur’an metode UMMI di SDIT Al-Hamidiyah ini dianggap pas untuk anak-anak karena dengan pendekatan para guru dan sistem pembelajarannya dengan cara pengulangan bahasa ibu penuh kasih sayang.

      Metode Ummi juga memiliki standar tertentu dalam pengajarannya dimana setiap guru-guru tersebut harus ada sertifikasi dari UMMI Foudation dan rutin ikut serta dalam pelatihan-pelatihan yang diadakan oleh Yayasan/sekolah tersebut dan UMMI Foundation dalam meningkatkan kwualitas pengajaran Al-Qur’an. (SB)