SDIT Al-Hamidiyah :: Pendahuluan :: Visi dan Misi :: Kurikulum :: Prestasi :: PSB :: Ekstrakurikuler :: Fasilitas
2019-10-22 14:29:52

Pelatihan Persiapan Masa Pubertas

Pelatihan Persiapan Masa Pubertas Bagi Siswa Kelas 5 SDIT Al-Hamidiyah

Pelatihan Aku Siap Pubertas, para siswa dibagi menjadi 4 kelompok putra dan 4 kelompok putri.  Masing-masing kelompok dibimbing oleh satu orang tutor. Pelatihan ini  dilaksanakan secara tertutup di ruangan kelas yang telah ditentukan. Hanya tutor dan para anggota kelompok yang berada di dalam kelas tersebut selama pelatihan berlangsung. Siswa-siswi kelas 5 sangat tertarik dan memiliki rasa keingintahuan yang begitu besar ketika mengikuti pelatihan ini.

 

“Dampingi anak-anak agar memiliki kecerdasan digital!”

Pesan ini membuat puluhan orang tua murid kelas 5 tampak antuasias ketika menghadiri acara Hasil Pelatihan Persiapan Masa Pubertas (PMP) di Aula K.H. Achmad Sjaichu SDIT Al-Hamidiyah pada hari Selasa, 10 September 2019. Kegiatan ini diadakan oleh pihak sekolah bekerja sama dengan Divisi Anak dan Remaja (DiAR) setelah dua minggu sebelumnya, para siswa kelas 5 mengikuti pelatihan Aku Siap Pubertas.

 

Pada saat presentasi hasil pelatihan, Kak Firdaus sebagai perwakilan dari DiAR menyampaikan secara umum hal yang telah dilakukan kepada para siswa kelas 5 pada saat pelatihan kemarin. Adapun materi pembekalan diri yang diberikan kepada anak-anak pada saat pelatihan yaitu:

1.      Media dan pornografi

2.      Mengenal jenis sentuhan

3.      Fase kehidupan

4.      Pubertas dan perubahannya

5.      Organ reproduksi

6.      Mimpi basah, menstruasi, dan mandi hadas besar

 

Pada saat presentasi, Kak Firdaus menyampaikan tentang pengetahuan para siswa kelas 5 mengenai pubertas. Mereka cukup mengetahui perubahan-perubahan fisik yang terjadi pada saat usia remaja. Bahkan, ada beberapa siswa yang sudah merasakan beberapa perubahannya. Hal lain yang dijelaskan oleh Kak Firdaus yaitu mengenai penggunanaan internet bagi siswa laki-laki dan perempuan, ketertarikan dengan lawan jenis, pernah atau tidak melihat konten pornografi hingga media dan tempat mereka melihat konten pornografi tersebut.

 

Para siswa laki-laki banyak menggunakan internet untuk bermain game sedangkan para siswa perempuan menggunakan internet untuk menonton youtube dan belajar.

 

Menurut Bu Wiwit Perwita Sari (psikolog dari DiAR) anak zaman sekarang ini dikenal sebagai generasi Z. Kelebihan yang dimiliki oleh generasi ini yaitu lebih cepat, lebih cerdas, mudah belajar, pengetahuan luas, menguasai bahasa asing, menguasai teknologi, kreatif, suka tantangan, lebih berani dan percaya diri serta aktif di media sosial.

 

Adapun tantangan yang akan dihadapi oleh generasi ini adalah pacaran/pergaulan bebas, kecanduan gadget, game, pornografi, konflik dengan orang tua, bullying, LGBT, dan hedonis/konsumtif. Oleh karena itu, Bu Wiwit mengharapkan orang tua melakukan gerakan 6M berikut.

1.      Mengenal dan memahami anak.

2.      Memperhatikan kebutuhan fisik, psikis, dan spiritual.

3.      Menguatkan akidah akhlak.

4.      Melakukan komunikasi benar, baik dan menyenangkan.

5.      Melatih kemandirian dan disiplin tanpa kekerasan.

6.      Mendoakan.

 

Kegiatan pembekalan ditutup dengan harapan agar para orang tua senantiasa diberikan kekuatan dan kesabaran dalam mendidik anak-anak di era digital ini. Orang tua diharapkan memiliki kesabaran yang tak terhingga dalam mendidik anak-anak. Menurut beliau, acara ini sangat bagus sebagai bekal para orang tua untuk mempersiapkan masa akil baligh. Begitu pula dengan Mama Rafa (5 Utsman). ‘’Kegiatan ini sangat bermanfaat untuk menghadapi anak-anak dalam masa pubertas. Semoga pihak sekolah lebih sering mengadakan kegiatan parenting seperti ini,’’tutur beliau.  

 

(Red: Fitri Rahmasari, S.Pd., untuk SDIT Al-Hamidiyah)

Editor : Irma Rakhmawati