Sekolah Al-Hamidiyah
Home > Berita
Berita

Tingkatkan Keahlian Desain dan Digital, Kemenkominfo Adakan Pelatihan bagi Pengelola Pesantren

Rabu, 11 Mei 2022 Oleh Kajis 821 kali

DEPOK - Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia (Kemenkominfo RI) mengadakan pelatihan bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) bagi pengelola pesantren, penyuluh agama, guru, dan tenaga kependidikan madrasah. Pelatihan diadakan selama 10 hari, 42 jam pelajaran (JP), pada 18-22 April 2022, kemudian 25-28 April 2022, dan 9 Mei 2022. Perwakilan guru dari Madrasah Aliyah Al-Hamidiyah Depok juga turut menjadi salah satu peserta acara ini.  

Tujuan kegiatan ini diadakan untuk meningkatkan keahlian sumber daya manusia melalui pengembangan keterampilan dan talenta digital untuk mendukung percepatan transformasi digital khususnya bagi pengelola pesantren, penyuluh agama, guru, dan tenaga kependidikan madrasah. Pelatihan dilakukan secara daring melalui Zoom dan Learning Management System (LMS). 

"Zaman sekarang, banyak sekali konten-konten yang tidak seharusnya dilihat peserta didik kita. Oleh karena itu, tugas kita harus mengajarkan dan mendidik murid agar tidak menyimpang. Pentingnya Bapak/Ibu ketahui, TIK berada pada posisi dibawah agama. Mengaplikasikan TIK berlandaskan agama, supaya tidak melenceng ke hal-hal negatif,” tutur Dewi Khairani, M.Sc., tutor BPPTIK Kominfo dan Dosen Prodi Teknik Informatika di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

Ia juga mengatakan, apalah seorang yang pintar teknologi, tanpa paham agama. Begitupun sebaliknya, agama tanpa TIK, syiar agama kurang berkembang. Teknologi digital, mau tidak mau harus dipelajari, supaya membantu meningkatkan pelayanan publik. 

“Belajar harus enjoy, nikmati perjalanannya," ungkapnya.

Setelah mengikuti pelatihan desain grafis, peserta diharapkan dapat menerapkan design brief, mengoperasikan perangkat lunak desain, dan menciptakan karya seni. Selama pelatihan, peserta diajarkan mengenai design brief dan menerapkannya, menggunakan perangkat lunak desain berbasis raster, menggunakan perangkat lunak desain berbasis vektor, membuat poster, menciptakan karya desain, dan membuat infografis.

Design Brief merupakan acuan atau alur konsep desain yang diperoleh dari diskusi klien dan desainer. Tujuan dari design brief di antaranya membantu desainer untuk mengetahui segala informasi mengenai bisnis klien, sehingga logo atau produk desain lain yang dihasilkan mampu menjadi identitas yang kuat dan tepat bagi bisnis tersebut. 

Kemudian, penggunaan perangkat lunak berbasis raster yang diajarkan dalam pelatihan desain grafis yaitu Adobe Photoshop. Penggunaan perangkat lunak berbasis vektor yang diajarkan dalam pelatihan desain grafis yaitu Adobe Illustrator serta penerapannya dengan membuat logo, poster, dan infografis.

Pewarta: Sri Wahyuni Noviyanti

Archive