Yayasan Islam Al-Hamidiyah
Home > Berita
Berita

Alumni SDIT Al-Hamidiyah yang Menginspirasi “Dua Dokter Muda Berbagi Pengalaman”

Rabu, 01 November 2023 Oleh Irma Rahmawati 399 kali

Depok - SDIT Al-Hamidiyah berkesempatan mengadakan sharing session kedua, bersama dua dokter muda alumni angkatan pertama dan kedua. Mereka datang sebagai sosok alumni yang sukses meraih cita-cita. Di mana sebelumnya SDIT Al-Hamidiyah mengadakan sharing session pertama, dengan mendatangkan salah satu alumni yang berkesempatan memperoleh beasiswa sekolah militer di London Inggris yaitu Admiral Yasser Sofyan.


Pada kesempatan kali ini, acara sharing session kedua bersama alumni berlangsung pada tanggal 5 dan 14 Oktober 2023 pukul 13.00-14.00 WIB. Kegiatan ini bertempat di Aula SDIT Al-Hamidiyah dan diikuti oleh seluruh siswa-siswi dari level 5 dan 6 serta dewan guru.


Salah satu alumni yang berkesempatan berbagi pengalaman adalah Nuri Khonsa Auliarti, ia adalah alumni SDIT Al-Hamidiyah angkatan pertama yang sudah mencapai cita-citanya sebagai seorang Dokter. Saat ini Nuri bertugas di salah satu rumah sakit di Kota Semarang sebagai Dokter Umum. Kak Sasa (panggilannya), berencana melanjutkan pendidikan sebagai Dokter Spesialisasi Kandungan.


Kak Sasa sungguh tidak menyangka bisa hadir kembali di sekolah tempat ia menuntut ilmu selama 6 tahun. Ia menceritakan masa-masa berada di kelas 6 Ibnu Sina dengan wali kelas Bu Anggi. Acara sharing session ini berjalan seru dan menyenangkan. Selain membagikan cerita pengalaman saat menempuh pendidikan kedokteran, ia juga menyediakan hadiah bagi siswa atau siswi yang berani bertanya dan maju mengikuti challenge.

 

Salah satu siswa kelas 6 bernama Navila mengungkapkan bahwa acara sharring session kali ini menyenangkan karena seru dan banyak mendapatkan motivasi. Bagi Navila, melihat Kak Sasa yang sukses meraih cita-cita sebagai dokter, membuatnya termotivasi untuk sukses meraih cita-cita menjadi guru sastra jawa dan penulis. “Pokoknya harus belajar lebih giat lagi,” ucap Navila ketika ditanya.


Di akhir acara, Kak Sasa memberikan testimoninya selama belajar di SDIT Al-Hamidiyah. Selama bersekolah dia senang karena mendapatkan banyak ilmu terutama tentang agama. Ia bersyukur saat lulus kelas 6 mampu menghafal juz 30 dengan lancar dan baik. Selain itu, Ia juga memberikan pesan kepada adik-adik kelas 6 untuk enjoy atau bisa menikmati masa indah saat di kelas 6, meski banyak tugas dan ujian yang akan dihadapi.


elain Kak Sasa, alumni lain yang berprofesi sebagai dokter muda adalah Fiona Maharani Indira atau dipanggil Kakak Dokter saat acara sharing session. Fiona (panggilannya) merupakan alumni angkatan kedua yang amat fasih berbahasa Inggris dan jago bermain piano.


Kakak Dokter menceritakan pengalamannya ketika belajar dari jenjang SD sampai universitas. Ia berbagi cerita lika-liku selama menjadi pelajar kepada adik-adik kelas 5 dengan semangat. Menurutnya, proses belajar untuk menjadi dokter amatlah panjang dan butuh perjuangan. Oleh karena itu, rasa semangat dan pantang menyerah selama pembelajaran harus dimiliki dengan tekad yang kuat. 


Di sela-sela penjelasan, Kakak Dokter memberikan kesempatan kepada murid kelas 5 untuk bertanya. Nabila, salah satu siswi kelas 5 bertanya, “Apa motivasi Kakak untuk menjadi dokter?”


Ia pun menjawab, “Motivasi saya ingin menjadi dokter ada dua. Satu, karena saya senang bisa membantu orang. Dua, karena saya senang bertemu dan mendengar cerita dari orang lain atau pasien. Apalagi kalau saya mendengar ucapan “Terima kasih ya Dok.” Rasanya bahagia sekali. Itulah motivasi saya ingin menjadi dokter’, ucapnya.


Miss Anggi, salah satu guru kelas 6 menceritakan bahwa Fiona ketika di sekolah merupakan salah satu anak yang cerdas, mandiri dan kreatif dari kecil. “Dulu saya mengingat Fiona agak pemalu tapi sangat tekun dalam belajar dan termasuk anak yang kreatif,” ungkap Miss Anggi. Ketika ditanya mengenai perasaannya melihat Fiona saat ini yang sudah menjadi dokter, Miss Anggi mengungkapkan bahwa sebagai guru tentu merasa bangga dan bahagia karena Fiona berhasil menggapai cita-cita. Hal ini membuktikan ketekunan dan rajin belajar membuahkan hasil yang baik.


Pada akhir acara, Kakak Dokter memberikan testimoninya selama belajar di SDIT Al-Hamidiyah yaitu:

  1. Dewan guru sangat berkualitas

  2. Guru benar-benar membimbing dari pagi sampai sore

  3. Mengingatkan dan membiasakan untuk melaksanakan salat duha

  4. Bisa membaca Al-Qur’an sehingga sangat berguna saat sekolah lanjutan.


Acara sharing session bersama alumni ini sangat berarti bagi murid, khususnya level 6. Selain memotivasi untuk semangat belajar, acara ini juga diharapkan dapat membangkitkan semangat siswa-siswi untuk berani menggapai cita-cita setinggi mungkin. 



Penulis: Suriyadi, S.Pd.I

Penyunting: Hana Q. 



Archive