Yayasan Islam Al-Hamidiyah
Home > Berita
Berita

Semangati Santri Baru Pesantren Al-Hamidiyah, K.H. Abdul Rasyid Sampaikan Empat Kiat Sukses

Kamis, 20 Juli 2023 Oleh Kajis 350 kali

DEPOK - Wakil Pengasuh Pesantren Al-Hamidiyah Bidang Peribadatan dan Asrama, K.H. Abdul Rasyid, Lc menyampaikan arahan di hadapan santri baru tahun ajaran 2023-2024 berlokasi di Masjid Jami Al-Hamidiyah (15/07/23) Sabtu setelah Shalat Isya'. 

Kiai Rasyid menyampaikan beberapa kiat sukses menjadi santri sebagaimana pengalamannya menjadi santri dan belajar kepada Al-Maghfurlah K.H. Achmad Sjaichu, Pendiri Pesantren Al-Hamidiyah.

“Pertama, niat harus benar, tujuannya untuk belajar dan menjadi orang yang bertakwa. Kedua, ikuti aturan disiplin diri jangan melakukan pelanggaran-pelanggaran tata tertib,” ungkapnya.

Di samping itu, Kiai Rasyid menambahkan, ketiga yakni manfaatkan waktu dengan sebaik-baiknya, menyibukkan diri dengan belajar, menghafal, membaca, berinteraksi dengan siapa pun di pesantren, serta yang keempat adalah berdoa. 



"Jika santri ingin sukses maka jalankan empat hal tersebut, santri harus berjuang jika ingin sukses di kemudian hari, dan saat ini kalian berada fisabilillah (berjuang di jalan Allah Ta'ala)," jelas Kiai Rasyid. 

Kegiatan dipandu oleh Koordinator Asrama putra Ustadz Syifa Zakaria dan hadir ikut mendampingi para santri yang terdiri dari Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Madrasah Aliyah (MA). Sebagai informasi, kini pembina santri MTs ialah Ustadz Ahmad Rifai dan Ustadz Syifa, sedangkan pembina santri MA adalah Ustadz Abdul Mun'im Hasan dan Ustadz H M Abdul Fattah. 

Pada saat yang sama, Kepala Kepesantrenan dan Asrama Ustadz Suma Wijaya menyatakan bahwa kegiatan penyambutan santri baru baik putra maupun putri dapat berjalan dengan lancar dan baik. 

"Alhamdulillah, untuk tahun ini penyambutan santri baru berjalan dengan baik, dari santri putri pada hari Jumat dan santri Putranya pada hari  Sabtu, semua berkat kerja sama yang baik dari semua pihak," ucapnya. 

Diketahui kegiatan menyambut santri baru dimulai setelah sholat dhuhur hingga menjelang magrib. 

Pewarta: Abdul Mun'im Hasan

Archive